Ia tercipta bukan tuk berfikir
ia hanyalah sepasang indera yang pertama kali menilai
sesuatu yang terlihat.....
namun terkadang ia pun ikut mencampuri saat yang lainnya
sedang berfikir......
ia jauh lebih cerewet dari yang lain
bahkan terkadang dia jugalah yang mengambil sebuah keputusan akhir
tanpa sebuah musyawarah...
ia tak pernah menyadari bahwa kekurangan pun banyak padanya
dan ia pun tak pernah berfikir bahwa kaum nya
tak pernah terlahir sama dan sempurna
dan hanya berfikir bahwa dialah yang lebih tepat dalam sebuah penilaian
yang seakan-akan mengetahui semuanya
meski tak semuanya mampu ia lihat.......
namun saat ia salah dalam sebuah ego
ia hanya mampu menangis, menangis dan
ikut menyalahkan yang lain....
(HR)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 komentar:
Posting Komentar